majikan (juga, sebagai bentuk sapaan untuk pejabat tinggi pada zaman kolonial); tuan; gelar kebangsawanan di Jawa, sama dengan bendahara di negeri melayu
sahabat; kawan; sanak saudara
tawanan; hamba
balok kayu yang dipasang melintang pada tiang rumah untuk menyangga lantai; balai di istana tempat raja bermusyawarah tidak resmi; balai bendul
rangka jendela
balok yang dipasang melintang pada bagian bawah pintu; ambang pintu; balok yang dipasang sebelah atas atau bawah pintu untuk penguat
pengempang untuk menahan air di sungai (tepi laut dan sebagainya.); tanggul; rintangan yang bersifat kontinu dan padat, letaknya tidak selalu melintangi sebuah sungai, tujuannya untuk mengalihkan, mengawasi, dan mengukur aliran air
bendung yang tidak terendam
bendung yang berpuncak tajam dengan pelimpahan berbentuk segi empat
bendung yang berpuncak tajam yang terkontraksi dengan sisi yang membentuk sudut dengan puncaknya di sebelah bawah
bendung yang apabila digunakan, permukaan air hilirnya sama atau lebih tinggi daripada puncak bendung tersebut, besar debit airnya dipengaruhi oleh tinggi air hilir
bangunan penahan atau penimbun air untuk irigasi (pembangkit listrik dan sebagainya)
bersangkutan dengan perbuatan (verba) yang dilakukan untuk orang lain, misal verba dalam kalimat Ibu membukakan Ayah pintu
benar
dalam keadaan duduk dengan menegakkan badan dan kepala; sombong; angkuh
pekak atau tuli sementara (karena ditampar, menelan pil kinine, dan sebagainya.); tidak mau mengindahkan nasihat dan sebagainya.; keras kepala; nakal; suka mengganggu
terbuka lebar (tentang mulut, lubang, luka, dan sebagainya.); menganga; berasa berdesing di telinga (seperti pada sakit demam); penyakit (sakit) kencing nanah; sifilis
berasa pekak dalam telinga (karena air masuk ke dalam telinga, pilek, dan sebagainya.); tidak nyaring atau jernih (tentang bunyi gendang, mata uang, dan sebagainya.); sukar mengeluarkan perkataan (karena takut, malu, dan sebagainya.); gagap; bimbang
sungai besar
sesak napas; penyakit sesak napas, asthma bronchiale
bengkak-bengkak (tentang muka); sembap
penuh bisul
sapi keturunan asal Zebu (Benggala) yang berciri gagah, tegap, kuat, berwarna putih sampai keabu-abuan, diternakkan (secara silang) di Indonesia sebagai sapi pedaging dan sapi penarik (ternak kerja)
terbuka lebar (tentang mulut); bengong
benjol; bincul; bengkil
benjol; bincul; mata uang berbahan tembaga/perunggu bernilai 21/2 sen (berlaku pada masa pemerintahan Hindia Belanda); gobang
mata uang benggol
bersifat keras tanpa belas kasihan kepada manusia atau binatang; suka berbuat aniaya; kejam; menyebabkan penderitaan (kesengsaraan) yang berat; tajam dan pedas (tentang perkataan); marah; gusar
rengkah secara memanjang dan tidak teratur (tentang batu karang, dinding, dan sebagainya.) menandakan akan pecah (belah); retak
belahan; retakan
Kamus Bahasa Indonesia berisi daftar kata bahasa Indonesia lengkap dengan kelas kata, arti, dan contoh pemakaiannya.
Total 67.550 kata. Sumber data: Wiktionary bahasa Indonesia (CC BY-SA).